0

Teknisi Cyberindo - Sebelum memutuskan untuk menggunakan CyberIndo Updater harus memahami perbedaan mode lokal, virtual dan diskless serta kelebihan dan kekurangan dari 3 (tiga) mode tersebut.

CyberIndo Logo
*) Klik untuk memperbesar gambar.

Perbedaan mode lokal, virtual dan diskless CyberIndo
  • Mode Lokal CyberIndo adalah PC / komputer Client masih menggunakan harddisk sendiri untuk menyimpan data game, dan pada saat patching/update client akan menarik sendiri update yang ada pada server CyberIndo Updater.
  • Mode Virtual CyberIndo adalah PC / komputer client sudah tidak menggunakan harddisk lagi untuk menyimpan data game, harddisk hanya digunakan untuk menyimpan data Sistem Operasi saja. Game di PC / komputer client menggunakan drive yang di-virtualkan dari PC / komputer server.
  • Mode Diskless CyberIndo adalah mode dimana PC / komputer client tidak perlu menggunakan harddisk lagi, baik untuk game maupun untuk Sistem Operasi. Sebagai gantinya dibutuhkan sebuah PC / komputer server yang mampu menanggung seluruh proses kerja yang tadinya dikerjakan oleh PC / komputer client sendiri.

Kelebihan mode lokal, virtual dan diskless CyberIndo

Mode Lokal CyberIndo
  • Bila PC / komputer server sedang rusak atau bermalasah maka game masih bisa dimainkan dengan cara menjalankan langsung dari folder game di PC / komputer client.
  • Spesifikasi yang dibutuhkan PC / komputer server tidak terlalu tinggi, topologi Local Area Network (LAN) masih bisa 10/100 Mbps.

Mode Virtual CyberIndo
  • Tidak diperlukan mode dorong (push) / tarik dalam memperbaharui update game di client sehingga lebih efisien.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk membuat server masih cukup terjangkau.
  • Harddisk untuk client bisa menggunakan yang berkapasitas kecil karena hanya digunakan untuk menyimpan Sistem Operasi dan Cache diutamakan, drive E bisa diminimalisasi.

Mode Diskless CyberIndo
  • Penggunaan istrik lebih hemat
  • Tidak akan ada kendala pada harddisk PC / komputer client
  • Tidak diperlukan mode dorong (push) / tarik dalam memperbaharui update game di client sehingga lebih efisien.

Kekurangan mode lokal, virtual dan diskless CyberIndo

Mode Lokal CyberIndo
  • Masih sering terkendala pada harddisk misalnya harddisk Bad Sector, File Corrupt, dan kendala lainnya yang dialami harddisk.
  • Harddisk yang digunakan di client setidaknya sama dengan ukuran harddisk PC / komputer server, untuk menyeimbangkan kapasitas game.
  • Spesifikasi yang dibutuhkan PC / komputer server tidak terlalu tinggi, topologi Local Area Network (LAN) yang digunakan masih bisa 10/100 Mbps.

Mode Virtual CyberIndo
  • Bila PC / komputer server sedang rusak atau bermalasah maka PC / komputer client tidak bisa memainkan game yang ada pada virtual drive.
  • Masih sering terkendala pada harddisk misalnya harddisk Bad Sector, File Corrupt, dan kendala lainnya yang dialami harddisk.
  • Topologi Local Area Network (LAN) yang digunakan diharapkan sudah 100/1000 Mbps (Gigabit).

Mode Diskless CyberIndo
  • Bila PC / komputer server sedang rusak atau bermalasah maka PC / komputer client tidak bisa digunakan sama sekali.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk membuat server terbilang cukup mahal.

Berikan tanggapan Anda Komentar

 
Top