3

Teknisi Cyberindo - Sebelum memutuskan untuk menggunakan CyberIndo Updater harus memahami perbedaan mode lokal, virtual dan diskless serta kelebihan dan kekurangan dari 3 (tiga) mode tersebut.

CyberIndo Logo
*) Klik untuk memperbesar gambar.

Perbedaan mode lokal, virtual dan diskless CyberIndo
  • Mode Lokal CyberIndo adalah PC / komputer Client masih menggunakan harddisk sendiri untuk menyimpan data game, dan pada saat patching/update client akan menarik sendiri update yang ada pada server CyberIndo Updater.
  • Mode Virtual CyberIndo adalah PC / komputer client sudah tidak menggunakan harddisk lagi untuk menyimpan data game, harddisk hanya digunakan untuk menyimpan data Sistem Operasi saja. Game di PC / komputer client menggunakan drive yang di-virtualkan dari PC / komputer server.
  • Mode Diskless CyberIndo adalah mode dimana PC / komputer client tidak perlu menggunakan harddisk lagi, baik untuk game maupun untuk Sistem Operasi. Sebagai gantinya dibutuhkan sebuah PC / komputer server yang mampu menanggung seluruh proses kerja yang tadinya dikerjakan oleh PC / komputer client sendiri.

Kelebihan mode lokal, virtual dan diskless CyberIndo

Mode Lokal CyberIndo
  • Bila PC / komputer server sedang rusak atau bermalasah maka game masih bisa dimainkan dengan cara menjalankan langsung dari folder game di PC / komputer client.
  • Spesifikasi yang dibutuhkan PC / komputer server tidak terlalu tinggi, topologi Local Area Network (LAN) masih bisa 10/100 Mbps.

Mode Virtual CyberIndo
  • Tidak diperlukan mode dorong (push) / tarik dalam memperbaharui update game di client sehingga lebih efisien.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk membuat server masih cukup terjangkau.
  • Harddisk untuk client bisa menggunakan yang berkapasitas kecil karena hanya digunakan untuk menyimpan Sistem Operasi dan Cache diutamakan, drive E bisa diminimalisasi.

Mode Diskless CyberIndo
  • Penggunaan istrik lebih hemat
  • Tidak akan ada kendala pada harddisk PC / komputer client
  • Tidak diperlukan mode dorong (push) / tarik dalam memperbaharui update game di client sehingga lebih efisien.

Kekurangan mode lokal, virtual dan diskless CyberIndo

Mode Lokal CyberIndo
  • Masih sering terkendala pada harddisk misalnya harddisk Bad Sector, File Corrupt, dan kendala lainnya yang dialami harddisk.
  • Harddisk yang digunakan di client setidaknya sama dengan ukuran harddisk PC / komputer server, untuk menyeimbangkan kapasitas game.
  • Spesifikasi yang dibutuhkan PC / komputer server tidak terlalu tinggi, topologi Local Area Network (LAN) yang digunakan masih bisa 10/100 Mbps.

Mode Virtual CyberIndo
  • Bila PC / komputer server sedang rusak atau bermalasah maka PC / komputer client tidak bisa memainkan game yang ada pada virtual drive.
  • Masih sering terkendala pada harddisk misalnya harddisk Bad Sector, File Corrupt, dan kendala lainnya yang dialami harddisk.
  • Topologi Local Area Network (LAN) yang digunakan diharapkan sudah 100/1000 Mbps (Gigabit).

Mode Diskless CyberIndo
  • Bila PC / komputer server sedang rusak atau bermalasah maka PC / komputer client tidak bisa digunakan sama sekali.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk membuat server terbilang cukup mahal.

Berikan tanggapan Anda Komentar

  1. wah makasih infonya, dapet masukan baru, berarti warnet2 pada umumnya masih pake yang mode lokal

    BalasHapus
  2. Assallammualaikum..
    Pak saya ada rencana di bulan" ini tapi saya bingung untuk membuka usaha warnet, bagaimana awal membuka nya, persiapan instalasi billing dan server apa persiapkan terdahulu gedung and pc" nya.. tolong informasi nya rencana buka di cikarang di mega regensi cikarang.. klau bisa ketemu langsung dngan teknisi nya biar lebih mendalami tentang semua.. tolong respon cepat

    BalasHapus
  3. saya sudah mendaptar sudah hampir 5 bulan lamanya.tapi sampai saat ini blum ada teknisi yg menghubungi kami.mohon respon

    BalasHapus

 
Top